Berita Resmi Statistik

Filter
Menampilkan 1-10 dari 231 hasil

Januari 2015 TPK Hotel di Provinsi Gorontalo sebesar 28,49 persen

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel/akomodasi lainnya di Provinsi Gorontalo pada bulan Januari 2015 sebesar 28, 49 persen atau mengalami penurunan 5, 26 poin dibandingkan TPK pada bulan Desember yang tercatat 33, 75 persen. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kota Gorontalo pada bulan Januari 2015 sebesar 18, 73 persen mengalami penurunan sebesar 15, 09 poin dibandingkan bulan Desember 2014,

Februari 2015 Nilai Tukar Petani Gorontalo sebesar 101,57, Naik sebesar 0,33 Persen

Pada bulan Februari 2015, NTP (NTP Umum) Provinsi Gorontalo tercatat sebesar 101, 57 yang mengalami kenaikan sebesar 0, 33 persen bila dibandingkan keadaan bulan Januari yang tercatat sebesar 101, 23. NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 99, 27 untuk Subsektor Tanaman Pangan (NTP-P), 121, 25 untuk Subsektor Hortikultura (NTP-H), 92, 27 untuk Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-R), 100, 34 untuk Subsektor

Januari 2015 Ekspor Gorontalo Turun 33,14 persen

Nilai ekspor bulan Januari 2015 yang melalui Pelabuhan di Gorontalo adalah US$1.699.604, mengalami penurunan 33, 14 persen dibandingkan bulan Desember 2014. Sementara pada bulan Januari 2014 tidak terjadi ekspor melalui pelabuhan di Gorontalo. Menurut golongan barang HS 2 digit, ekspor pada periode Januari 2015 adalah jagung (HS 10) dengan nilai US$1.699.604 (100 persen). Berdasarkan negara tujuan, pada Januari 2015 terjadi

Februari 2015 Kota Gorontalo Deflasi sebesar -0,61 persen

Bulan Februari 2015 Kota Gorontalo mengalami penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 113, 80 menjadi 113, 11; perubahan ini menyebabkan deflasi sebesar -0, 61 persen. Deflasi Kota Gorontalo terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar -1, 37 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar -0, 17

Angka Sementara 2014: Produksi Padi Gorontalo Meningkat 5,97 Persen

Angka Sementara (ASEM) produksi padi Propinsi Gorontalo tahun 2014 sebesar 314.912 ton gabah kering giling (GKG), meningkat sebesar 18.791 ton (5, 97 persen) dibandingkan dengan Angka Tetap (ATAP) tahun 2013. Peningkatan produksi terutama disebabkan oleh meningkatnya luas panen sebesar 5.796 hektar (9, 25 persen). ASEM produksi jagung tahun 2014 sebesar 719.780 ton pipilan kering, naik sebesar 50.686 ton

Tipologi Wilayah Hasil Pendataan Potensi Desa (Podes) 2014

Pendataan Potensi Desa (Podes) dilaksanakan 3 kali dalam 10 tahun. Berdasarkan hasil Podes 2014, pada bulan April 2014 tercatat 736 wilayah administrasi pemerintahan setingkat desa yang terdiri dari 657 desa, 72 kelurahan dan 7 UPT/SPT. Podes juga mencatat sebanyak 77 kecamatan dan 6 kabupaten/kota. Jumlah wilayah administrasi menurut keberadaaan infrastruktur: Terdapat 78 desa[1] /kelurahan (10, 6%) tidak ada

Indeks Kebahagiaan Gorontalo Tahun 2014 Sebesar 69,28 pada Skala 0 – 100

Indeks Kebahagiaan Gorontalo tahun 2014 sebesar 69, 28 pada skala 0 - 100. Indeks kebahagiaan merupakan rata-rata dari angka indeks yang dimiliki oleh setiap individu di Gorontalo pada tahun 2014. Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan yang semakin bahagia, demikian pula sebaliknya, semakin rendah nilai indeks maka penduduk semakin tidak bahagia. Indeks Kebahagiaan merupakan indeks komposit yang

Ekonomi Gorontalo Tahun 2014 Tumbuh 7,29 Persen

Perekonomian Gorontalo tahun 2014 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp25 362, 8 milyar dan PDRB perkapita mencapai Rp22, 6 juta atau US$1 903, 4. Ekonomi Gorontalo tahun 2014 tumbuh 7, 29 persen melambat dibanding tahun 2013 sebesar 7, 68 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa

ITK Provinsi Gorontalo Triwulan IV-2014 sebesar 105,50

ITK Provinsi Gorontalo pada Triwulan IV-2014 sebesar 105, 50, yang berarti bahwa kondisi ekonomi konsumen pada Triwulan IV-2014 lebih baik dari triwulan sebelumnya. Pada Triwulan IV-2014 konsumen tidak se-optimis triwulan sebelumnya, yang ditunjukkan oleh lebih rendahnya ITK triwulan berjalan dibanding triwulan sebelumnya (111, 25). ITK Provinsi Gorontalo pada Triwulan I-2015 diperkirakan sebesar 103, 64 yang berarti kondisi ekonomi

Triwulan IV 2014 Produksi IMK di Gorontalo naik 11,38 Persen

Jenis Industri Manufaktur Mikro dan Kecil di Provinsi Gorontalo adalah industri Makanan, industri Minuman, industri Tekstil, industri Pakaian Jadi, industri Kayu, Barang dari Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (tidak termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya, industri Barang Galian bukan Logam, industri Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya, industri Furnitur, dan industri Pengolahan Lainnya.