Nilai ekspor bulan Nopember 2015 yang melalui Pelabuhan di Gorontalo adalah US$1.624.346, mengalami peningkatan 5.386,73 persen dibandingkan bulan Oktober 2015.
Secara kumulatif nilai ekspor yang melalui Pelabuhan di Gorontalo Januari-Nopember 2015 mencapai US$31.353.858 atau meningkat 150,89 persen dibanding periode yang sama tahun 2014.
Menurut golongan barang HS 2 digit, ekspor terbesar pada periode Januari-Nopember 2015 adalah jagung (HS 10) dengan nilai US$26.751.599 (85,32 persen), kemudian gula dan kembang gula (HS 17) dengan nilai US$4.298.443 (13,72 persen), selanjutnya kayu, barang dari kayu (HS 44) dengan nilai US$261.622 (0,83 persen), kemudian ekspor sabut kelapa (HS 53) dengan nilai US$22.194 (0,07 persen) dan sisanya sebesar 0,06 persen (US$20.000) adalah ekspor ikan dan udang/kepiting (HS 03).
Nilai impor yang melalui Pelabuhan Gorontalo bulan Nopember 2015 sebesar US$9.082.915, mengalami peningkatan 764,77 persen dibandingkan bulan Oktober 2015.
Negara pemasok impor bulan Nopember 2015 adalah Tiongkok dan Malaysia dengan jenis komoditas impor adalah bahan bakar mineral, minyak bumi, dan hasil penyulingan (HS 27), barang dari besi dan baja (HS 73) serta mesin dan peralatan mekanik (HS 84).
Kumulatif nilai impor tahun 2015 (Januari-Nopember) sebesar US$5.825.401, mengalami penurunan 70,60 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2014.